Jamaika terkenal sebagai bangsa yang memiliki harga diri tinggi di arena Olimpiade. Pemerintah Jamaika tidak mau sembarangan mengirim atlitnya untuk berlaga di Olimpiade kalau mereka tidak benar-benar menjamin bisa mempersembahkan medali bagi negaranya. Salah satu olah raga yang paling didominasi oleh Jamaika adalah atletik. Dari lima puluh tiga medali yang telah dikoleksi oleh Jamaika sepanjang sejarah, 52 diantaranya diraih dari cabang atletik.   Adalah Derice Bannock (Leon Robinson), seorang pemegang rekor lari tercepat nasional yang gagal dalam seleksi tim Olimpiade karena ia dan Yul Brenner (Malik Yoba), tersandung oleh Junior Bevil (Rawle D Lewis) dan terjatuh di atas lintasan. Namun keinginan mereka yang kuat untuk membela Jamaika di arena Olimpiade membuat mereka membujuk Irving Blazer (John Candy), sang mantan atlit bobsled Amerika, untuk melatih mereka.   Walaupun akhirnya Irv mau melatihnya, mereka masih terbentur oleh idealisme Jamaika yang tidak mau mengambil resiko jatuhnya nama bangsa karena mengirim atlit yang tidak mungkin meraih medali. Mereka semua, juga termasuk Sanka Coffie (Doug E Doug) juara balap gerobak yang dimasukkan ke tim bobsled Jamaika akhirnya berjuang sendiri demi bisa mencapai impian mereka mengharumkan nama Jamaika di ajang dunia.   Film ini terinspirasi dari tim bobsled Jamaika yang memang benar-benar berlaga di Olimpiade musim dingin 1988 Calgary, Alberta. Film yang lengkap karena didalamnya terdapat komedi yang tidak dibuat-buat, serta dramaturgi yang menyentuh. [rad]banner-ads