Satu lagi film indah asal Australia. Kali ini bercerita tentang tiga anak aborigin yang menolak penguasaan Inggris atas Moore River Native di Perth bagian Utara. Mereka bertiga pun mememutuskan pulang ke kampung halamannya di Jigalong. Plot cerita ini mengikuti perjalanan tiga anak itu dalam menempuh jarak sekitar 2400km sepanjang pagar kawat berduri. Di perjalanan itu mereka juga dikejar-kejar oleh petugas dan seorang pemburu kaum aborigin.   Apa yang terjadi di film ini memang sulit dibayangkan kalau benar-benar terjadi, tapi film ini memang benar-benar didasari atas kisah nyata. Akting dari Everlyn Sampi, Tianna Sansbury, dan Laura Monaghan sebagai tiga gadis pelarian itu memang sangat memukau. Apa yang kita mungkin tidak percaya, bisa mereka buat dapat dipercaya.   Cerita arahan dari sutradara Philip Noyce ini juga tersampaikan dengan tegas tanpa sentimentalitas. Tapi yang membuat film ini menjadi film yang bagus adalah alur ceritanya. [rad]banner-ads