Wladyslaw Szpilman, seorang pianis Yahudi Polandia, bekerja dengan sebuah radio di Warsawa. Ia pun kemudian menjadi saksi pecahnya Perang Dunia II, dan penjajahan Polandia September 1939. Kehidupan Szpilman dan rakyat Yahudi pun makin sulit. Ia sering menyaksikan saudara sedarahnya dipermalukan, disiksa, dibunuh dan dibakar.
Szpilman harus berpisah dengan keluarganya yang dibawa ke kamp konsentrasi Nazi. Ia pun hidup sendiri. Saat itu ada dua hal yang ia ketahui: yang pertama, bangsa Jerman akan melakukan pemusnahan masal terhadap bangsa Yahudi; yang kedua, bangsa Yahudi sedang menyiapkan sebuah pemberontakan besar untuk melawan Jerman.
Seperti kebanyakan film yag mengisahkan Nazi, The Pianist juga diwarnai adegan-adegan sadis yang menimpa rakyat Yahudi yang tidak berdaya. Yang membuat film ini special adalah bagaimana Adrien Brody memerankan tokoh Szpilman dengan sangat kuat sehingga menciptakan karakter yang simpatik dan membuat kita percaya bahwa itu bukan Brody namun itulah Szpilman yang telah hidup kembali. [rad]
Sumber foto: thefilmjournal.com