Nada dering, lebih dari sekedar suara yang keluar dari smartphone lo saat ada panggilan atau notif masuk. Nada dering bisa jadi ciri khas dari smartphone dan bahkan bisa ngasih kesan tertentu dan beberapa ringtone itu bunyinya udah ngelekat di kepala, kayak ringtone Nokia yang legendaris itu, kayak gini bunyinya:

banner-ads

Nah, pernah nggak lo penasaran siapa sih yang nyiptain nada dering smartphone favorit lo? Yuk, cari tahu!

iPhone - Ringtone Marimba

Baca Juga: Lo Ngeh Nggak Kalo Musisi Ini Termasuk One-Hit Wonders?

iPhone - Ringtone Marimba
SOURCE: Micoope

Alasan utama ada ringtone itu buat nangkep perhatian kita dengan cepet, trus bikin kita langsung ngelepasin dari apa pun yang lagi kita kerjain dan langsung gercep angkat telepon. Nah, buat ngelakuin ini, tim dari Bell Laboratories ngerjain riset yang nunjukin kalo ringtone itu harus bener-bener nyaring dan beda banget di tengah-tengah spektrum suara yang bisa kita denger. Spektrumnya itu antara 2 KHz sampe 4 KHz, dengan level suara dari yang paling pelan sampai yang paling kenceng sekitar 96 dB. Riset yang ngungkapin hal ini dijalanin sama 300 orang di Crystal Lake, Illinois, tahun 1956 (walaupun sebenernya kemampuan denger manusia nggak terlalu berubah dari zaman itu). Dan ternyata, di spektrum suara itu, kebanyakan suara dari bahasa manusia berada, dan inilah range dimana pendengaran kita paling optimal.

Tapi, pernah nggak sih lo denger cerita di balik nada Marimba di iPhone? Katanya nih, Steve Jobs gak terlalu sreg sama ringtone Nokia dan pengen sesuatu yang lebih yahud buat iPhone. Tapi, dia dihadapin sama pilihan: ngabisin waktu buat deal sama perusahaan rekaman buat dapetin ringtone yang pas, atau ngeluncurin iPhone on time dengan ringtone yang unik. Jobs, dengan gayanya, milih untuk jalan yang kedua, dan dari situlah muncul deretan ringtone iPhone yang kita kenal, termasuk si marimba yang ikonik itu.

Oh iya, tau nggak? Yang nyiptain 25 ringtone asli iPhone, termasuk yang marimba itu loh, adalah Dr. Gerhard Lengeling, seorang ahli suara yang udah lama bantu Apple bikin software audio yang top. Dia juga yang bertanggung jawab atas rekaman instrumen orkestra yang keren di GarageBand Apple, termasuk Marimba Orkestra. Yang lucu, lo bisa bikin ulang ringtone marimba itu dengan cukup mirip pakai software Apple, loh.

Samsung Galaxy dan Over the Horizon

Samsung Galaxy dan Over the Horizon
SOURCE: design.samsung.com

Bagi lo yang pake Samsung Galaxy pasti familiar banget dong dengan nada dering Over the Horizon. Nada dering ini udah jadi ciri khas Samsung sejak 2011 dan setiap tahun nada ini selalu berganti irama. Menurut Myoung W Nam, Senior Designer UX Innovation Team Samsung, Over the Horizon diciptakan dengan tujuan menggambarkan energi positif. Samsung ingin memberikan inspirasi kepada dunia dan ikut menjaga kelestarian bumi. Ringtone ini ngewakilin citra Samsung yaitu: berpikiran masa depan, inovasi, kebaruan, kreativitas, dan positivitas.

Melodinya dimulai dengan nyiptain suasana yang ramah dan nyaman, lanjut ke bagian tengah yang berisi nada-nada kuat dan berdampak, dan akhirnya nyampai ke nada akhir yang mewujudkan pesan penuh harapan untuk mengambil tantangan baru. Lewat perjalanan musik ini, "Over the Horizon" menceritakan cerita menarik tentang identitas Samsung Galaxy. Selama satu dekade terakhir, "Over the Horizon" telah meningkatkan pengalaman audio pengguna (AUX) sebagai suara khas yang ada di setiap ponsel Galaxy, dan terus berevolusi setiap tahunnya lewat kolaborasi dengan beragam artis.

Terinspirasi dari Suara Alam

Nah, buat ngerayain keluarnya Galaxy S24 di 2024, "Over the Horizon" kali ini dibikin sama Won il, si maestro yang sempet ngatur musik buat Olimpiade Musim Dingin Pyeongyang. Dibawain sama Orkestra Gugak Universitas Nasional Seoul dan dirakit plus disempurnain oleh Byeong Joon Hwang, si jenius yang udah nyabet Grammy.

Edisi "Over the Horizon" yang baru ini ngambil esensi dari kecepan alami, bro. Dibuat pake alat musik dari bahan-bahan asli kayak kayu, kulit, sutra, metal, sampe tanah, biar bisa nyambungin kita sama suara-suara alami lewat alat musik tradisional Korea. Plus, musiknya campur aduk antara skala pentatonik Gugak sama skala tujuh nada dan semiton, yang ngegambarin kita lagi melangkah ke depan dengan penuh harapan, sambil ngelukis masa depan yang cerah dengan pelukan antara tradisi, kekinian, dan yang akan datang. Oiya, perekamannya juga di aula konser yang gema banget, jadi suara unik Gugaknya bisa nyatu sempurna dan alami, cocok buat telinga kita semua.

Gugak (êµ­ì•…): Musik Tradisional Korea.

OPPO Find X3 Pro 5G dan Hans Zimmer

Nah, kalau OPPO Find X3 Pro 5G ini beda cerita. OPPO berkolaborasi dengan Hans Zimmer, seorang komposer ternama yang udah nerima sejumlah penghargaan Grammy dan Academy Award. Hans Zimmer nyiptain nada dering eksklusif untuk OPPO Find X3 Pro 5G dengan berbagai jenis instrumen orkestra.

Hans Zimmer tuh maestro di balik lagu-lagu yang bisa bikin jiwa lo bergetar. Dia yang nyiptain soundtrack buat film Gladiator, trilogi Batman, sampe Inception. Berkat musiknya yang ajib, film-film itu jadi bisa nyentuh hati penonton dan kasih pengalaman yang wow banget.

Nah, Zimmer juga lagi kolab sama OPPO Find X3 Pro 5G, bikin nada dering keren yang pake instrumen orkestra. Jadi, HP ini punya sound yang keren dan futuristik, terinspirasi dari jiwa eksplorasi dan inovasi. Ada dua nada dering eksklusif, suara alarm, suara aktivasi yang enak didenger, dan berbagai notifikasi yang catchy. Yang punya OPPO Find X3 Pro 5G bakal dapet link buat download nada-nada baru ini. Mantap, kan?

Jadi, nada dering di smartphone lo ternyata punya cerita menarik ya di balik penciptaannya. Masing-masing nada dering diciptakan dengan tujuan dan inspirasi tertentu oleh para komposer yang berbeda. Jadi, nada dering di smartphone lo bukan hanya sekedar suara, tapi juga bisa jadi cerminan dari karakter dan identitas lo. Gimana, menarik kan?

Nah, itulah tadi cerita di balik nada dering smartphone favoritmu. Semoga bermanfaat ya dan jangan lupa untuk selalu ikuti artikel-artikel menarik lainnya di sini. Sampai jumpa di cerita selanjutnya!