Merdeka.com --- Sebelum menjadi orang nomor satu di Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga pernah menjadi komandan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI. Kala itu, 17 Agustus 1994 atau HUT ke-49 RI, SBY masih menjabat sebagai anggota TNI berpangkat kolonel. SBY bercerita hal itu saat menghadiri silaturahmi bersama ratusan teladan nasional di JIexpo, Minggu (18/8) malam. Saat gladi bersih HUT RI ke-68, SBY mengaku sengaja datang untuk memastikan semua berjalan lancar. "Kemudian tanggal 15 Agustus waktu itu dilaksanakan gladi bersih di halaman Istana Merdeka waktu itu. Saya hadir dan menemui karena dulu tahun 1994 jadi 4 tahun sebelum reformasi saya masih berada di TNI berpangkat kolonel menjadi komandan dalam peringatan detik-detik proklamasi. Karena itu saya datang, kita menjadi tuan rumah harus yang baik, menyelenggarakan tuan rumah yang baik karena disaksikan jutaan seluruh masyarakat Indonesia dan tamu negara di seluruh dunia," jelas SBY di JIexpo, Jakarta, Minggu (18/8). Selain itu, SBY menambahkan, pada gladi bersih itu, dia juga mengimbau kepada para paduan suara agar menyanyikan lagi Bangga Jadi Anak Indonesia dengan penuh semangat. Diketahui, lagu 'Bangga Jadi Anak Indonesia' adalah salah satu ciptaan SBY yang dinyanyikan saat upacara 17 Agustus 2013 lalu di Istana Kepresidenan. "Alhamdulillah berlangsung khidmat dan baik, saya masih ingat waktu itu bertemu komposer dan dirigen dari Gita Bahana Nusantara, ada lagu bagus, yaitu bangga jadi anak indonesia waktu latihan ada yang kurang sedikit, tolong dibikin lebih hidup, semangat, alhamdulillah begitu koreksi mainnya bagus, artinya kalau kita berlatih dengan baik, hasilnya baik," cetus dia.