Maladewa terkenal banget dengan pemandangannya yang keren serta sejuk. Bahkan banyak orang yang memimpikan untuk bisa berkunjung ke pulau yang terletak di Samudra Hindia tersebut. Tapi, siapa yang menyangka jika dibalik keindahannya tersebut ada sesuatu yang sangat berkebalikan dari kesan banyak orang.

Fenomena menumpuknya sampah yang melanda sebagian negara di dunia, ternyata juga terjadi di negara ini. Bahkan di pulau Thilafushi yang masih masuk daerah teritorial Maladewa, bisa dilihat tuh sampah yang menggunung. Miris ya, di balik keindahannya yang seperti surga tersebut, terdapat banyak sampah yang merusak pemandangan.

Adalah Alison Teal yang mengungkapkan fakta tersebut. Film maker tersebut menyempatkan untuk berkunjung ke Maladewa serta menjelajah sampai Thilafushi dan akhirnya menemukan fenomena ini. Sampah yang ada terbilang udah cukup ekstrim. Bahkan sebagian sampai mengambang di laut dan pantainya, ujar wanita 27 tahun ini.

Dikutip dari Daily News, ternyata Thilafushi emang digunakan sebagai tempat pembuangan akhir (TPA). Semua sampah tersebut berasal dari industri pariwisata yang emang berkembang pesat di Maladewa. Hampir 400 ton sampah tiap harinya dibuang ke tempat ini. Jumlah tersebut sepertinya masuk akal banget karena rata-rata orang di sana menghasilkan sampah sebanyak 3,5 kg per harinya.

Alison berencana untuk segera bekerja sama dengan para pihak terkait untuk mengatasi sampah-sampah ini. Sementara program tersebut dirancang, ia dan relawan yang lain mulai mengumpulkan sampah di pinggir pantai Maladewa.