Jika nggak ada halangan, rencananya Jokowi bakal dilantik menjadi presiden Senin depan. Mantan Wali Kota Solo tersebut otomatis bakal pindah ke komplek Istana Kepresidenan di Jakarta. Deputi Kesekretariatan Presiden Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana, Ottyawati, mengatakan jika tempat tersebut udah siap 100 persen untuk ditinggali pengusaha furniture tersebut.

Istana Kepresidenan terbagi atas beberapa bagian. Nantinya, Jokowi pun bakal diperbolehkan untuk memilih bagian yang diinginkannya. Menurut Ottyawiati, setiap presiden baru selalu memilih bagian yang berbeda-beda dari pendahulunya.

Sebenarnya, untuk kediaman presiden yang resmi berada di Istana Merdeka. Tapi, hal tersebut dikembalikan lagi kepada presiden untuk memilih tinggal di Istana Negara atau Wisma Negara yang berdekatan dengan Bina Graha.

Seperti ketika SBY yang ingin menempati Istana Merdeka untuk kediamannya. Tapi, karena atapnya masih dalam renovasi, akhirnya ayah dari Ibas Yudhoyono tersebut memilih Istana Kepresidenan untuk menjalankan aktivitasnya.

Untuk fasilitas, hampir semua masih menggunakan barang yang lama, termasuk meja, kursi dan perabotan yang lain. Hanya beberapa aja nih yang diganti, misalnya kasur dan dekorasi ruangan. Tempat tidur presiden pun hanya diganti bednya dan masih menggunakan dipan yang lama.

Meskipun sebagian masih menggunakan barang lama, tapi jika Jokowi menghendaki perubahan apapun yang diperlukannya, maka staf siap untuk melakukannya. Ottyawati juga mengatakan barang-barang di rumah lama mantan Gubernur Jakarta tersebut boleh untuk dibawa ke Istana Kepresidenan.