Merdeka.com --- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan memperbaiki pelayanan dan fasilitas umum termasuk dalam menggunakan transportasi umum untuk para penyandang disabilitas. Proyeksi itu sudah masuk pada APBD Perubahan tahun 2013 atau APBD Tahun 2014. "Saya sudah sampaikan ke kepala dinas perhubungan dan kepala dinas sosial agar di perubahan tahun ini dan tahun depan yang kurang-kurang itu semuanya supaya diperbaiki," ujar Jokowi di halte Transjakarta Senen, Jakarta, Kamis (4/7). Politisi PDI Perjuangan ini mengakui banyak sekali kekurangan pelayanan terhadap penyandang disabilitas selama ini. Hal ini, diketahui setelah melakukan peninjauan ke lapangan dan banyaknya aduan kepada dirinya. "Memang banyak sekali catatan-catatan dan sudah diberikan ke saya, secara tertulis ke saya. Tidak hanya di bus, di kantor juga, di mal juga, di pasar juga, semuanya harus ada aksesibilitas semuanya harus baik. Karena apa kalau semua baik untuk penyandang disabilitas maka untuk kita-kita ini juga akan baik," terangnya. Adapun anggaran untuk perbaikan layanan maupun fasilitas umum bagi penyandang disabilitas belum diketahui menggunakan dana CSR atau APBD. Sebab, Jokowi ingin berbicara secara khusus dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Sosial dalam hal ini. "Enggak tahu ini saya akan ketemu khusus dengan Dinas Perhubungan dan dinas sosial terhadap penyandang disabilitas mendapatkan fasilitas umum yang lebih baik dan khusus," ucapnya. Namun, dia tidak akan memberikan transJakarta khusus bagi penyandang disabilitas. Tetapi, hanya memenuhi keluhan-keluhan yang dirasakan oleh mereka. "Enggak, saya kira enggak perlu itu asal apa yang saya sampaikan tadi terpenuhi. Mereka perlu mendapatkan perlakuan-perlakuan khusus, bukannya enggak tapi fasilitas itu saja. Dan ini efeknya sangat baik," katanya. Kemudian, akan ada pelatihan khusus bagi petugas transJakarta untuk melayani para penyandang disabilitas. Sehingga, nantinya dapat melayani orang-orang khusus ini dengan baik. "Termasuk tadi pelatihan-pelatihan untuk petugas di busway, mereka harus ngerti seperti tadi yang dipegang tangan kirinya ke tangan kanan. Saya kira ada pelatihan khusus," tegasnya. Selain itu, setiap warga yang mengajukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) akan ditambahkan untuk menyediakan fasilitas bagi para penyandang disabilitas. Karena, hal tersebut dianggap penting. "Bukan diubah, setiap IMB di bawahnya nanti ada tambahan itu penting juga. Kalau kita enggak ke lapangan seperti ini kita tidak akan ngerti. Lapangan seperti ini cukup lebih dari cukup bagi saya, ngerti Dan berat sekali temen-temen kita ini untuk mobilitas di kota ini berat sekali. Tapi semua akan kita diperbaiki," katanya.