Arsenal Sial Karena Ada Kutukan dari Calum Chambers?

LAZONE.ID - Ini salah satu "kutukan" yang ada di dunia sepak bola.

Musim 2018/2019, Unai Emery masuk ke Arsenal menggantikan Arsene Wenger yang memutuskan untuk pensiun. Emery sebenernya punya resume yang bagus banget karena pernah bawa Sevilla juara Liga Europa tiga kali berturut-turut.

Musim pertamanya di Arsenal pun menjanjikan, mesk kembali gagal masuk Liga Champions, Arsenal bermain gak buruk-buruk amat dalam satu musim. Beda dengan musim ini, Arsenal cuma menang empat kali dari 13 pertandingan di Premier League. Harus diakui bahwa Unai Emery emang bikin beberapa kesalahan selama di Arsenal. Tapi, apakah kesalahan terbesarnya adalah membawa Calum Chambers?

Lo pasti pernah mendengar ada “kutukan” dalam dunia sepak bola. Seperti “kutukan Drake”, dimana para pemain yang berfoto dengan sang rapper, timnya bakal kalah di pertandingan besar gak jauh dari tanggal mereka mengambil foto tersebut.

Well, di Liga Inggris ada satu “kutukan” lain, yaitu “kutukan Calum Chambers”. Kutukan tersebut membuat tim manapun yang mempertahankan pemain bertahan satu ini bakal kesulitan di liga dan berujung pada pemecatan pelatih mereka.

Chambers menghabiskan musim 2016/2017 di Middlesbrough sebagai pemain pinjaman. Klub tersebut pun susah menemukan performa yang stabil dan akhirnya pelatih Aitor Karanka kehilangan pekerjaannya.

Defender asal Inggris ini pun dikembalikan ke Arsenal pada musim yang sama. Setelah itu, Arsenal kesulitan di Premier League dan gagal lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya di era Arsene Wenger. Pelatih asal Prancis tersebut pun memutuskan untuk pensiun di akhir musim.

Lalu Chambers dipinjamkan ke Fulham yang baru aja belanja besar di awal musim saat itu. Namun sial, mereka benar-benar kesusahan untuk bertahan dan Slavisa Jokanovic dipecat sebelum pertengahan musim. Begitupun saat Claudio Ranieri menggantikannya, Fulham cuma menang 3 kali dari 17 pertandingan di bawah Ranieri.

Nah, baru awal musim ini Arsenal menarik kembali Calum Chambers dan mempertahankannya di dalam skuad. Hasilnya? Lo lihat sendiri bagaimana performa Arsenal sampai gameweek ke-13 dan berujung pada dipecatnya Unai Emery. Orang-orang pun mulai membicarakan lagi “kutukan Chambers” ini, Bro.

Kedengarannya emang gak masuk akal sih, tapi semuanya serba kebetulan dan gak bisa dipungkiri gitu, Kalau lo sendiri percara Bro dengan semua kutukan yang terjadi dalam dunia sepak bola?