Aturan Baru Aerodinamika MotoGP Diputuskan

LAZONE.ID - Ada regulasi baru musim depan untuk pabrikan membuat perangkat aero body.

Komisi Grand Prix mengubah regulasi teknis soal perangkat aerodinamika. Ada beberapa aturan yang lebih jelas berlaku pada MotoGP musim depan.

Keputusan diambil dalam pertemuan yang dihadiri CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, Paul Duparc (FIM), Herve Poncharal (IRTA), serta Takanao Tsubouchi (MSMA). Pembaruan itu dilakukan usai digelarnya pembicaraan dengan semua pabrikan. Terlebih soal desain aero body.

Regulasi baru ini membahas wilayah abu-abu dari regulasi sebelumnya. Pabrikan memiliki waktu hingga balapan perdana musim 2020 untuk merancang komponen Aero Body.



Wilayah abu-abu itu, terkait dengan perangkat aerodinamika yang kembali menjadi perhatian utama usai kasus Ducati saat balapan pembuka Qatar musim ini. Banyak pabrikan yang tak menerima kemenangan Andrea Dovizioso.

Komponen di swingarm Desmosedici GP19 menuai protes dari Honda, Suzuki, Aprilia dan KTM. Mereka menyebut komponen itu menghasilkan downforce.

Tudingan itu langsung dibantah oleh Ducati. Mereka mengatakan fungsi utama perangkat tersebut untuk mendinginkan ban belakang.

Usai sidang FIM akhirnya diputuskan perangkat itu legal. Andrea Dovizioso pun tetap dinyatakan pemenang MotoGP Qatar.