Player Unknown Battlegrounds atau PUBG kini jadi sorotan karena banyaknya pencekalan ataupun fatwa haram yang dijatuhkan pada game tersebut. Hal itu tentunya berdampak langsung kepada jumlah pemain game serta pemasukan game tersebut.

Brendan Greene, kreator PUBG pun ikut mengomentari hal tersebut dengan mengatakan bahwa ia beserta tim kreator lainnya sudah memikirkan kelanjutan game tersebut hingga lima sampai sepuluh tahun ke depan.

Namun di tengah isu tersebut mereka memilih untuk fokus kepada Esport. Brendan pun mengatakan bahwa Esport menjadi salah satu masa depan gamenya tersebut.

"Esport membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyiapkannya secara benar, untuk membuat semua mekanisme dan sistemnya memungkinkan untuk berkembang," ujarnya..



Ia pun menyebut game buatannya itu lebih seperti olahraga dibandingkan Esport, karena kemudahan dalam memainkannya bahkan untuk orang awam yang baru mengenal game.

"Ini merupakan hal yang sederhana untuk dimengerti penonton. Dan menurut saya ini akan membantu kita membuat loncatan untuk mewujudkan Esport yang lebih komersial," terangnya.

Hal itu memang sudah mulai dirasakan karena mereka bisa meraup pundi-pundi uang lewat transaksi dalam game itu dengan jumlah yang tak sedikit. Mereka telah mengalahkan para pengguna Fortnite di mana mereka berhasil mengumpulkan 45,2 juta dollar pada Januari 2019 ini di seluruh dunia lewat IOS dan Android. Mereka disebut mengalami peningkatan 24 persen dibandingkan bulan Desember.