MotoGP akan melakukan kunjungan lebih lambat dari biasanya ke sirkuit Le Mans. GP Prancis kali ini digelar tak seperti biasanya karena memasuki bulan Oktober.

Balapan di Le Mans biasanya diadakan pada bulan Mei tetapi ditunda hingga Oktober karena pandemi Covid. Artinya ada banyak risiko yang harus siap ditanggung para rider termasuk cuaca dingin atau hujan lebat.

Michelin mengatakan cuaca seperti itu telah menjadi pertimbangan dalam memilih ban akhir pekan ini. Mereka menyiapkan ban yang lebih lembut di belakang, sedangkan ban medium dan hard juga tersedia dalam senyawa asimetris sisi kanan yang lebih keras. Opsi lain di bagian depan juga akan menggunakan senyawa simetris.

"Le Mans adalah sirkuit yang membutuhkan perhatian khusus karena banyak tikungan lambat dan pengereman keras," kata Manajer Michelin Motorsport Piero Taramasso.



"Ban depan memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, jadi kami memilih kompon dengan hati-hati untuk menyesuaikannya, ditambah musim ini kami akan pergi pada waktu yang sama sekali berbeda dari biasanya, bisa jadi sangat dingin di pagi hari."

Ban Michelin juga akan digunakan untuk final musim MotoE akhir pekan ini. Empat pembalap teratas, Matteo Ferrari, Dominique Aegerter, Jordi Torres dan Mattia Casadei berjuang untuk kejuaraan.

"MotoE akan berakhir pada akhir pekan, dengan dua balapan dan pemenangnya telah ditentukan," kata Taramasso.

"Ini merupakan musim yang sangat positif bagi kami. Kami memiliki beberapa balapan hebat sejauh ini dan ban baru yang kami perkenalkan untuk tahun ini tampil sangat baik."