Memulai balapan hanya di urutan ke-17 di grid di MotoGP Catalunya, Andrea Dovizioso mungkin tak pernah berpikir segalanya bisa menjadi lebih buruk. Selepas start, rider Ducati itu merangsek naik ke tengah-tengah kerumunan.banner-ads

Tapi Dovizioso tidak berhasil melewati Turn 2 balapan, karena menjadi korban dari reaksi berantai tiga pembalap di depan.

Pol Espargaro melambat di puncak Turn 2, Danilo Petrucci menghentikan secara mendadak motornya, meski masih bisa mengontrol. Di belakangnya ada Johann Zarco yang berharap bisa mengantisipasi gerakan Petrucci, namun sayang ia terjatuh.

Kecelakaan itu kemudian membawa Dovizioso. Keduanya bertabrakan membawa dua rider Ducati itu ke kerikil.

"Saya sangat menyesal atas kecelakaan di belakang saya, tetapi saya sendiri hampir menabrak, jadi saya sangat, sangat berhati-hati untuk tidak menyentuh rem depan meskipun Pol sedang mengerem di depan saya dan saya menghindari diri saya sendiri menabrak. Saya sangat menyesal untuk Johann dan Andrea, tetapi saya rasa, saya tidak melakukan kesalahan apa pun," kata Petrucci.



"Ini memalukan bagi saya dan Dovi, tapi sayangnya itu balapan. Turn 2 berada pada batas suhu, karena tabrakan lain membuktikannya," kata Zarco.

Dovizioso terlihat kecewa hingga memukul tanah usai tabrakan itu. Tetapi ia tidak menyalahkan apapun setelah itu.

"Tidak ada yang perlu dikatakan karena itu adalah insiden balapan. Sangat mengecewakan, terutama ketika hal seperti ini terjadi, Anda merasa sangat frustasi karena Anda tidak dapat mencoba apa pun. Untuk kejuaraan, kami kehilangan banyak poin hari ini," kata Dovizioso.

DNF pertama pembalap Italia itu musim ini berarti ia sekarang turun ke posisi keempat dalam klasemen, dengan enam putaran tersisa. Ia tertinggal 24 poin dari pemenang balapan, Fabio Quartararo.