
Rossi ternyata punya penilaian atas penukaran tersebut. The Doctor menyebut Yamaha terlalu terburu-buru membuat keputusan.
"Mereka memilih pembalap 2021 sebelum 2020 dimulai dan itu sebuah kesalahan menurut saya," ungkap Rossi.
Tentu saja Yamaha tergiur dengan Quartararo yang tampil begitu meyakinkan di awal musim dengan bendera tim satelit Petronas SRT. Di sisi lain, Rossi tak terlihat berada di podium.
"Ini adalah MotoGP," jelas Rossi.

Quartararo menang di dua balapan berturut-turut di GP Spanyol dan Andalusia. Performa itu berhasil membuatnya memimpin klasemen, hingga menang di GP Catalunya.
Tapi setelah itu, rider Prancis tersebut terlempar dari posisi teratas. Berbagai masalah muncul, Quartararo makin bisa ditebak, bahkan kerap berada di posisi sulit menembus 10 besar.
Di sisi lain, Franco Morbidelli justru mencuat. Ia semakin cepat di akhir musim, hingga membuatnya berada di posisi kedua klasemen akhir MotoGP 2020.
"Setidaknya harus menunggu beberapa balapan. Namun meski begitu, Quartararo terlihat menjanjikan dan Vinales sangat kuat meski naik turun. Saya yakin mereka akan melakukannya dengan baik," ungkap Rossi.
