Maverick Vinales menegaskan dia tidak meminta kepala kru diganti di MotoGP Mugello dan Catalunya. Tapi, ia juga yakin aada kebutuhan dari Yamaha mengganti Esteban Garcia dengan Silvano Galbusera.

Salah satunya agar bisa memaksimalkan motor yang saat ini tengah memimpin MotoGP di tangan rekan setimnya Fabio Quartararo.

“Sejujurnya saya tidak meminta. Saya hanya ikutan saja. Yang perlu saya lakukan adalah mengeluarkan hasil maksimal di setiap balapan. Jadi saya tidak meminta tetapi saya melakukannya," kata Vinales.

Baca Juga: Ducati Bakal Turunkan 8 Motor Di MotoGP?



Pembalap Spanyol itu memenangkan balapan pembuka di Qatar. Tapi belum pernah bisa finis lebih dari posisi tujuh sejak tiba di Eropa.

"Pada dasarnya, dari 3 atau 4 balapan yang lalu saya tidak merasa baik, saya tidak merasakan potensi maksimal. Jadi saya banyak berbicara dengan Yamaha, dan Yamaha memutuskan untuk menghadapi ini dengan strategi lain, yaitu mengganti kepala kru. Dan saya percaya pada Yamaha," tuturnya.



“Sejujurnya, saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Esteban, dan saya sangat percaya padanya, tetapi Yamaha selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk saya, jadi kita lihat saja nanti."

Ini adalah kali kedua Vinales berganti kepala kru sejak tiba di Yamaha dari Suzuki pada 2017. Sebelumnya, ia berpisah dari Roman Forcada pada akhir 2018.

Cabutnya Forcada disebut sebagai keputusan tim. Meski kepala kru biasanya harus punya hubungan dekat dengan ridernya.

“Saya pikir ini cerita yang sama sekali berbeda dengan Forcada. Saya pikir Yamaha mencoba menemukan strategi yang berbeda, karena terkadang bagi saya sulit untuk menemukan pengaturan yang baik pada motor, keseimbangan yang baik, dan untuk empat balapan terakhir saya sangat cepat di FP1 dan kemudian mundur semua," tuturnya.