WTA (Women’s Tennis Association) merupakan organisasi yang menaungi tur tenis profesional wanita. Dalam kompetisi ini, WTA points digunakan untuk menentukan ranking pemain berdasarkan hasil turnamen yang mereka ikuti. 

Sementara itu, tur tenis profesional pria menggunakan sistem ATP (Association of Tennis Professionals). Per 26 Oktober 2026, Janice Tjen menempati peringkat ke-46 dunia di nomor tunggal putri dengan 1.120 poin WTA.

Apa Itu WTA dan Apa Bedanya dengan ATP?

WTA mengatur kompetisi tenis profesional wanita, sedangkan ATP mengelola tur tenis profesional pria. Keduanya memiliki sistem ranking untuk menentukan posisi pemain berdasarkan hasil pertandingan di berbagai turnamen.

Ranking tersebut juga berpengaruh terhadap peluang pemain untuk masuk ke turnamen dan mendapatkan unggulan (seeding). Semakin konsisten seorang petenis meraih hasil bagus, semakin besar peluangnya mengumpulkan poin dan memperbaiki posisi dalam ranking tenis dunia.

Apa Itu WTA Points?

WTA points adalah poin yang diperoleh petenis dari hasil pertandingan di turnamen resmi. Jumlah poin yang dikumpulkan dalam periode tertentu menjadi dasar penentuan peringkat pemain, baik di nomor tunggal maupun ganda.

Poin tidak hanya diberikan kepada juara. Pemain yang mencapai babak final, semifinal, perempat final, atau babak sebelumnya juga bisa memperoleh poin sesuai kategori turnamen dan pencapaiannya.

Bagaimana Cara Menghitung Poin WTA?

Jumlah poin WTA ditentukan oleh dua faktor utama, yaitu level turnamen dan babak yang berhasil dicapai. Semakin tinggi level turnamen dan semakin jauh pemain melangkah, semakin besar poin yang bisa didapatkan.

Sebagai gambaran, berikut poin untuk juara di beberapa kategori turnamen tunggal putri:

- Grand Slam: 2.000 poin.

- WTA 1000: 1.000 poin.

- WTA 500: 500 poin.

- WTA 250: 250 poin.

- WTA 125: 125 poin.

Poin yang diperoleh dari setiap turnamen kemudian dihitung berdasarkan aturan ranking WTA. Untuk pemain tunggal, perhitungan umumnya mencakup hasil terbaik dari maksimal 18 turnamen dalam periode ranking yang berlaku, dengan ketentuan khusus untuk pemain berperingkat tinggi dan WTA Finals.

Apakah Poin WTA Berlaku Seumur Hidup?

Tidak. Ranking WTA menggunakan sistem rolling 52 weeks, yaitu perhitungan poin berdasarkan hasil selama sekitar 52 minggu terakhir. Artinya, poin dari turnamen tahun sebelumnya akan keluar dari perhitungan ketika periode tersebut berakhir.

Jika pemain tidak mampu menyamai atau melampaui hasil turnamen sebelumnya, jumlah poinnya bisa berkurang. Sebaliknya, hasil yang lebih baik di turnamen terbaru dapat membantu pemain mempertahankan atau meningkatkan ranking.

Top 10 Ranking WTA Terbaru

Berdasarkan ranking tunggal putri yang berlaku pada 26 Oktober 2026, berikut sepuluh petenis teratas dunia.

Peringkat

Nama

Negara

Poin WTA

1

Elena Rybakina

Kazakhstan

9.501

2

Aryna Sabalenka

Belarus

7.550

3

Mirra Andreeva

Rusia

6.306

4

Jessica Pegula

Amerika Serikat

6.225

5

Coco Gauff

Amerika Serikat

5.973

6

Elina Svitolina

Ukraina

5.229

7

Karolina Muchova

Ceko

4.725

8

Linda Noskova

Ceko

4.353

9

Iga Swiatek

Polandia

4.389

10

Marta Kostyuk

Ukraina

3.920

Posisi ini dapat berubah setiap pekan setelah hasil turnamen diperhitungkan. Karena itu, tanggal pembaruan penting dicantumkan saat membaca daftar ranking WTA.

Ranking dan Prestasi Janice Tjen

Source: Instagram @janicetjen

Saat berbicara soal tenis, nama Janice Tjen merupakan salah satu petenis asal Indonesia yang cukup terkenal. Berdasarkan data 26 Oktober 2026, Janice Tjen ranking ke-46 dunia di nomor tunggal putri dengan total 1.120 poin. 

Untuk ranking ganda, ia berada di posisi ke-38 dengan 2.175 poin usai menjadi juara di WTA 250 Kinoshita Group Japan Open bersama Storm Hunter dari Australia. Keduanya mengalahkan ganda Republik Ceko, Jesika Maleckova/Miriam Skoch dengan skor 6-4, 6-1.

Peringkat terbaik Janice Tjen sejauh ini adalah posisi ke-35, yang dicapainya pada Agustus 2026. Pencapaian tersebut melanjutkan perkembangan kariernya di level profesional setelah menjuarai Chennai Open 2025. Kemenangan itu menjadikannya petenis putri Indonesia pertama dalam 23 tahun yang meraih gelar tunggal WTA.

Janice Tjen juga pernah mencapai final Sao Paulo pada 2025. Deretan hasil tersebut menunjukkan bagaimana performa di turnamen dapat membantu pemain mengumpulkan poin dan menembus posisi yang lebih tinggi dalam ranking tenis dunia.

Petenis Indonesia Lain yang Berprestasi

Source: Instagram @dila11

Selain Janice Tjen, Indonesia memiliki Aldila Sutjiadi yang berprestasi di nomor ganda putri. Per 26 Oktober 2026, Aldila berada di peringkat ke-17 ranking ganda WTA dengan 3.543 poin.

Aldila Sutjiadi telah mengoleksi sejumlah gelar ganda di tur WTA, termasuk gelar bersama pasangan berbeda pada 2026. Ia juga pernah menjuarai turnamen ganda bersama Janice Tjen di Chennai pada 2025. Prestasinya menunjukkan bahwa petenis Indonesia juga mampu bersaing di level internasional melalui nomor ganda.

Memahami ranking WTA bikin lo lebih mudah mengikuti perjalanan Janice Tjen dan persaingan tenis dunia. Kalau lo suka ngulik cerita dari dunia olahraga, LAZone punya bahasan sport dan lifestyle buat menemani minat itu.

Temukan bacaan lainnya di website LAZone dan follow @lazone.id buat update berikutnya.

FAQ WTA dan Janice Tjen

- Siapa itu Janice Tjen?

Janice Tjen adalah petenis profesional Indonesia yang berkompetisi di nomor tunggal dan ganda. Ia menjuarai Chennai Open 2025 dan pernah mencapai peringkat WTA Janice Tjen tertinggi untuk nomor tunggal adalah ranking ke-35 dunia.

- Apakah poin WTA berlaku seumur hidup?

Tidak, poin WTA dihitung menggunakan sistem rolling 52 minggu. Poin dari turnamen lama akan keluar dari perhitungan setelah periodenya berakhir.

- Bagaimana cara petenis mendapatkan poin WTA?

Petenis mendapatkan poin dari hasil pertandingan di turnamen resmi, dengan jumlah yang ditentukan oleh level turnamen dan babak yang dicapai. Semakin jauh mereka melangkah, semakin banyak poin yang berpotensi diperoleh.

Hero image source: Instagram @janicetjen