Pernah gak sih bro loe, bingung sendiri saat memilih casing kamera underwater? Yoi, bro pilih soft casing atau hard casing.

Sebenarnya memilih hard case atau soft case bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan selera loe, tentu dengan mempertimbangkan kelebihan dan kelemahan masing-masing. Sebab, keduanya juga nggak sempurna banget Bro, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.

Asiknya kalau soft casing lebih simpel dan harganya murah. Tapi ada beberapa tanggapan kalau soft casing bikin ngilu air ikut masuk, meskipun sang penjual maupun produsennya mengklaim kalau casingnya waterproof.

Cerita berbanding terbalik bro sis saat bertemu dengan hard casing yang kompak, semua fitur kamera bisa dimaksimalkan tanpa kesulitan. Tapi yang jadi masalah harganya cukup bikin mata mendelik. Masih penasaran dengan perbedaan casing hard dan soft? Yuk diintip.

Soft casing, keunggulannya mudah dibawa-bawa, bisa dilipat, harga murah, dan mudah ditemukan di toko aksesori gadget. Kelemahannya, karena mudah dilipat kemungkinan air masuk lewat sambungan. Karena harganya murah, kemungkinan untuk disepelekan lebih mungkin terjadi. Bentuknya yang terlalu simpel malah bikin pengoperasian kamera menjadi terbatas
Sedangkan hard casing keunggulannya kokoh, sehingga bikin percaya diri mengeksplore keindahan bawah laut. Tombol di luar casing memudahkan pengoperasian kamera. Kelemahan, gak semudah softcasing, biasakan mengecek seal dan sambungan penutup karena banyak tombol yang bisa digerakkan. Hard casing harganya lebih mahal dibandingkan soft casing. Untuk mencarinya, loe harus ke toko yang khusus kamera menjual aksesori kamera untuk meminangnya.