Apple telah membuka pre-order secara global untuk iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang memungkinkan untuk memesan dan membeli iPhone 6 secara online tanpa perlu mengantri seperti di toko. Tapi kemudian sebuah drama pun terjadi saat pre-order dibuka.

Tanpa diduga, online store Apple mengalami crashed selama 2 jam 25 menit beberapa saat setelah pre-order dibuka. Tapi hal itu tak mempengaruhi toko online Apple di luar US, pre-order melalui beberapa operator juga tak ada masalah. Namun, banyak orang Amerika yang marah dan menyatakan frustasi mereka lewat Twitter.

Meski akhirnya orang-orang di seluruh dunia berhasil memperoleh akses ke Apple untuk pre-order secara online, bencana kali ini tak akan berujung baik bagi Angela Ahrendts. Angela adalah mantan CEO Burberry yang kini menjadi kepala Apple online dan juga toko resmi Apple. Hal ini juga berdampak buruk bagi Apple sendiri, apalagi setelah mereka gagal live streaming pada acara 9 September.

Apple sebelumnya telah memperkirakan bahwa peluncuran duo iPhone ini bakal menjadi peluncuran terbesar yang pernah ada. Dan tampaknya perkiraan dari Apple itu benar. Seperti yang dilansir oleh Pocket-lint, "Respon terhadap iPhone 6 dan iPhone 6 Plus luar biasa dan bisa dilihat dari catatan jumlah pre-order yang sudah habis terjual."

Sayangnya, hal ini juga berarti bahwa jatah pre-order melalui Apple dan operator paling besar di Amerika dan Inggris telah habis. Sebenarnya, kamu masih bisa pre-order online juga kok, tapi dengan proses pengiriman yang lebih lama. Sabar menunggu ya.