5 Pantangan Percintaan Jarak Jauh

LAZONE.ID - LDR atau long distance relationship, kalau dilandasi kepercayaan dan kesetiaan, tentu tidak akan menjadi masalah besar.

LDR atau long distance relationship, kalau dilandasi kepercayaan dan kesetiaan, tentu tidak akan menjadi masalah besar.

Hari gini ngobrolin LDR alias Long Distance Relationship? Bagi yang bersangkutan itu mah nggak soal. Banyak teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk tetap bisa menjalin hubungan. Tetapi kepercayaan adalah landasan utama jika loe mengalami LDR.

Ini ada beberapa pantangan LDR hasil pemaparan Besski Livius, pembicara long distance love (LDL) yang punya makna lebih dalam dari sekadar LDR. Pria yang tinggal di Denmark ini mengungkapkan beberapa alasan yang bisa membuat keputusan loe untuk LDR atau nggak.
Bukan sekadar mengetahui Bro, tetapi loe jadi jadi paham, betapa kerennya bisa setia sama relasi model ini. Dan buat para penjalin LDR atau LDL, maju terus, Bro!

1. Jangank boleh cemburuan. Loe yang punya karakter cemburuan jika mengalami LDR harus mulai mengelola dengan benar perasaan cemburu loe. Beralasan atau nggak. Karena dasar kepercayaan dan kesetiaan yang loe pahami akan membantu menyelesaikan masalah loe ini. Jadi cukup disampaikan dengan kalem aja, nggak perlu langsung emosi, apalagi menggebrak saat pertemuan yang sudah lama ditunggu.

2. Nggak boleh takut dicurangi. Membina kepercayaan, bukan dengan melarang pasangan loe bergaul bebas, tetapi dengan memberikan tanggung jwab pada pasangan dan masa depan hubungan loe.

3. Jangan gampang berantem. Membicarakan permasalahan yang loe hadapi dengan sabar dan menyampaikannya dengan halus, akan menjadi klarifikasi yang baik dan lebih cepat menyelesaikan masalah loe.

4. Dilarang garing. Di zaman serba gadget ini, jelas komunikasi bukan menjadi masalah. Ngobrol online face-to-face gampang banget. Buatlah topik pembicaraan interaktif, unik dan lucu, supaya nggak membosankan.

5. Jangan pusingkan omongan orang, karena setiap pasangan punya cita-cita sendiri. Jadi bersemangatlah saling mengunjungi pasangan, juga kreatif bikin rencana buat pertemuan berikutnya.