Long Distance Relationship, Gimana Kalau 'Pengin'

LAZONE.ID - Long Distance Relationship (LDR) tentu membawa konsekuensi buat pasangan yang menjalaninya. Apalagi buat yang sudah menikah.

Long Distance Relationship (LDR) tentu membawa konsekuensi buat pasangan yang menjalaninya. Apalagi buat yang sudah menikah. Kondisi ini mau nggak mau tentu membawa dampak sedikit terganggunya 'kebutuhan rohani'.

Walaupun teknologi sekarang sudah mendukung, misalnya dengan video call, tetapi secara naluri alamiah tetap tidak akan bisa sepenuhnya membantu kebutuhan biologis. Apalagi pada seorang lelaki. "Lelaki dan wanita yang sudah menikah punya kebutuhan biologis yang wajib terpenuhi. Kalau tidak akan sangat mengganggu aktifitas berfikir dan emosinya. Bisa bikin stres," jelas Zoya Amirin, psikolog seks.

Ia menambahkan LDR bukan hambatan seseorang mendapatkan kepuasan seks. Hanya saja, bisa diakali dengan berbagai cara. "Paling aman masturbasi," yakinnya. Masturbasi tidak hanya monopoli lelaki. Buat perempuan pun bisa melakukannya. "Untuk pasangan suami istri LDR, cara ini bukan sesuatu yang kotor atau berkhianat," tambahnya. Jadikan sebagai 'me time' dimana loe bisa menikmati dan memilih sendiri bagian yang loe rangsang untuk kepuasan loe sendiri.

Yang penting loe tidak kecanduan rangsangan buatan seperti Charlotte di film Sex and the City. Ini hanya salah satu dari banyak bahan yang membuat seks dengan pasangan menjadi lebih panas. Orgasme juga membuat loe lebih menginginkan seks.

Jangan pula berfikir negatif dengan perempuan yang kadang melakukannya sendiri. "Buat perempuan ini sebagai latihan keberanian untuk sesekali mengambil inisiatif mengajak pasangan lebih dulu," pesan Zoya. Jadi hubungan makin variatif, gitu.