Ole yang Memang Cuma Cocok Jadi “Super Sub”

LAZONE.ID - Ketika jadi pengganti, performanya emang super bagus.

Tahun-tahun pasca pensiunnya Sir Alex Ferguson emang agak menyulitkan buat para penggemar Manchester United. Soalnya, klub kesayangan mereka yang dulunya adalah salah satu klub paling ditakuti di Eropa, sekarang jadi klub sekelas papan tengah Liga Inggris. Padahal, MU udah coba merekrut pelatih kelas dunia seperti Louis Van Gaal dan Jose Mourinho namun semuanya tetap gagal bawa Si Setan Merah juara Liga Inggris.

Setelah Jose Mourinho dipecat pada Desember 2018 lalu, MU pun menunjuk Solskjaer sebagai pelatih caretaker buat sementara menggantikan posisi yang ditinggalkan The Special One.

Ole Gunnar Solskjaer dikenal sebagai seorang super sub ketika masih menjadi pemain di MU. Dirinya selalu membuat perbedaan ketika dimasukkan ke lapangan di menit-menit tertentu.

Keajaibannya sebagai seorang pengganti kembali ditunjukkan ketika dirinya gantiin Jose Mourinho setelah dipecat. MU yang gak konsisten tiba-tiba menang 8 kali berturut-turut dalam 9 pertandingan pertamanya di bawah Ole. Sampai akhir musim, MU memenangkan 14 dari 19 pertandingannya di bawah Ole.

Tapi keajaiban itu hilang ketika Ole ditunjuk jadi pelatih tetap Si Setan Merah, Bro. Permainan MU turun bahkan di bawah level ketika dipegang oleh David Moyes.

Statistik nunjukin bahwa dibanding tiga pelatih sebelumnya, Ole adalah pelatih dengan persentase kemenangan terkecil dengan angka 47,5%. Kalau dibandingin Bro, Moyes punya persentase kemenangan 52,94%, Louis Van Gaal 52,43%, dan Mourinho dengan 58,33%. Ole cuma bisa ngoleksi 19 kemenangan dari 40 pertandingan yang dipimpinnya.

Meski belum terdengar permintaan untuk memecat Ole, banyak pengamat yang menilai MU seharusnya merekrut pelatih yang lebih mumpuni. Mauricio Pochettino yang sekarang menangani Tottenham Hotspur disebut-sebut kandidat kuat pengganti Ole nantinya.

Buat lo fans MU, masih mau nunggu dan sabar sama Ole, atau pengen tim lo ganti pelatih dengan yang lebih baik?