Suzuki memenangkan gelar kelas premier pertamanya sejak 2000, dengan Joan Mir, musim lalu. Sementara dua kemenangan untuk rekan setimnya Alex Rins juga membantu mengamankan gelar tim.

Sebaliknya, Suzuki hanya mengklaim satu kemenangan balapan dari 2002-2011, sebelum meninggalkan MotoGP karena krisis keuangan. Pabrikan tersebut kembali dengan mesin GSX-RR baru pada 2015, yang kini telah memenangkan balapan di tangan Maverick Vinales, Rins, dan Mir.

Suzuki diketahui sedang mempertimbangkan proyek satelit MotoGP untuk tahun 2022, dengan tim seperti VR46, Petronas dan Gresini. Namun, kepergian Davide Brivio di musim dingin sebagai manajer tim telah memperumit.

Baca Juga: Marquez Emosional Balik Ke MotoGP



“Sebagai Suzuki Motor Corporation, kami bangga untuk terus bersaing di Kejuaraan Dunia MotoGP, karena kami semua berbagi ambisi yang menantang untuk mengukur diri kami sendiri melawan kompetisi sepeda motor papan atas di dunia,” kata Shinichi Sahara, Pemimpin Proyek dan Direktur Tim Suzuki.



"Untuk alasan ini kami telah memperpanjang perjanjian kami dengan Dorna, dengan harapan dan komitmen melanjutkan pengembangan sisi teknis dan balap perusahaan. ”

Mir dan Rins, saat ini berada di urutan kelima dan ketujuh dalam kejuaraan dunia. Keduanya dikontrak oleh Suzuki hingga akhir musim depan.

"Kami sangat senang dengan pembaruan perjanjian dengan Suzuki, sebuah pabrikan yang telah bekerjasama dengan kami selama bertahun-tahun di Kejuaraan Dunia dan menikmati kerja sama yang hebat," kata CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta.

Aprilia sekarang menjadi pabrikan terakhir yang tersisa yang belum menandatangani kontrak dengan Dorna. Pabrikan Italia itu baru memisahkan diri dari Gresini dan memantapkan langkah untuk memiliki pabrikan sendiri tahun depan.