Pesona motor dengan tampilan retro emang gak bisa diragukan lagi, terutama buat para bike enthusiast. Banyak moge emang merupakan sebuah perkembangan motor dari era separuh awal abad lalu. Terutama di dekade 40an, dimana ketika banyak motor retro bermesin besar digunakan di medan perang.

Salah satu motor klasik yang banyak dicintai penggunanya adalah BMW R60/5 yang rilis tahun 1970an.

Tanda dapat banyak modifikasi pun motor satu ini udah punya tampilan klasik yang kental. Namun, performa turun dari mesin yang menua serta beberapa detail yang dinilai ketinggalan jaman bikin Wolfgang, pemilik salah satu BMW R60/5 ingin memberi ‘upgrade’ pada motornya.


Dengan itu, Wolfgang membawa motor tersebut ke Woidwerk di Bavaria untuk mendapatkan kustomisasi.

Ralf dari Woidwerk pun menggunakan beberapa part dari motor Beemer lainnya untuk meningkatkan performa mesin boxer tersebut.  Salah satunya adalah bagian silinder dan karburator untuk motor BMW R80. Sedangkan bagian airbox bawaan motor tersebut dipertahankan.

Motor ini juga dipasangi sepasang roda dari BMW R60/7, penerus dari R60/5 yang punya performa lebih tinggi.

Namun untuk suspensi, Ralf menambahkan sepasang forks dari Kawasaki Ninja ZX-7R yang lengkap dengan twin disc-brake. Fork ini dipasangkan pada bottom yoke bawaan BMW yang udah dimodifikasi.

Ralf mempertahankan bentuk tangki bensin klasik bawaan motor tersebut dan mengubah subframe untuk sedikit mengubah bagian belakangnya. Jok bawaan R60/5 emang bisa dibilang ketinggalan jaman untuk standar tampilan motor sekarang, Bro


Di atas subframe baru dirinya menempatkan sebuah jok kulit berwarna coklat dengan pola diamond stitching. Jok berwarna coklat dan aksen kulit pada tangki bensin dengan warna yang sama menambah kental nuansa retro pada motor satu ini.

Perpaduan warna coklat dan biru pada motor ini juga memberikan sentuhan yang unik pada motor R60/5 pesanan Wolfgang. Kini, mesin motor tua yang tadinya berdiam di garasi siap dibawa untuk touring berkeliling di jalanan Jerman.