Ketika Softail Jadi Tracker

LAZONE.ID - Jadi lebih ramping dengan tampang yang garang

Harley Davidson Softail, moge tourer legendaris dengan ciri khas bentuk mirip chopper. Posisi low riding Softail dinilai jadi kelebihan tersendiri buat sebagian orang terlebih para penggiat touring di negara-negara Eropa dan Amerika Utara.

Tapi Suicide Machine Company membuat sesuatu yang gak biasa dengan motor tourer satu ini. Dengan ciri khas modifikasi yang membuat motor ‘kencang dan mampu berbelok dengan baik’, mereka menyulap Softail jadi sebuah motor tracker. Yap, motor tracker sendiri adalah jenis yang terkenal ramping dan punya handling mulus untuk bermanuver dengan lincah.

Membuat tracker menggunakan sebuah Softail artinya mengubah profil berkendara yang dihadirkan motor tersebut. Softail yang biasa punya karakter low-riding jadi terlihat lebih tinggi ketika dijadikan sebuah tracker.

Yap, tampang motor satu ini emang jauh banget dari kesan identitas sebuah Softail.


Untuk mendapatkan tarikan yang lebih kencang dan kendali lebih mantap, mereka memangkas seluruh bodywork Softail yang terbuat dari baja. Ini membuat berat akhirnya berkurang drastis.

Pada bagian atas, mereka juga mengubah gaya tangki bensin bawaan dengan tangki bensin bergaya monocoque yang didesain oleh Alex Earle. Dengan bodywork Harley yang udah dilucuti, tim dari Suicide Machine Company juga bisa membuat posisi jok yang lebih tinggi. Kini jok tersebut terlihat lebih sejajar dengan tangki bensin yang ada. Bagian belakang pun dipangkas untuk bentuk yang lebih compact.

Feeling mengendarai motor tracker juga didukung dengan handlebar motor trail dari ProTaper yang lebih sempit daripada handlebar bawaan HD Softail. Selain itu untuk posisi riding yang seimbang mereka menggunakan sepasang roda berukuran sama, yaitu 17 inch.


Banyak juga modifikasi yang dilakukan di bagian mesin, dari mulai menggunakan karburator mikuni hingga memasang stock switchgear milik motor Ducati Panigale.

Pada akhirnya, semua pemangkasan berat yang dilakukan dalam menyulap Softail jadi sebuah tracker ini mampu mengurangi beban motor hingga sekitar 72kg. Dengan performa yang ditingkatkan pada mesin dan pemangkasan berat, motor ini diklaim mampu melaju lebih kencang dan lincah dalam bermanuver di jalanan.