4 Hal Kontroversial yang Pernah Dilakukan Brand Gadget

LAZONE.ID - Sebagian besar emang merugikan pengguna

Kadang, dalam usaha mencapai sebuah tujuan seseorang atau mungkin dalam hal ini sebuah brand akan melakukan segala cara demi meraih perhatian pembeli. Banyak yang dilakukan dalam memenuhi tujuan tersebut mulai dari bikin materi promosi yang memikat, menjanjikan spesifikasi dengan price to performance yang menggiurkan, serta juga menawarkan teknologi baru yang belum ada sebelumnya.

Namun, dalam beberapa kesempatan ada brand besar yang ketahuan melakukan kecurangan dan berujung pada sebuah skandal yang lumayan menghebohkan. Nih Bro beberapa di antara skandal dari brand gadget tersebut.

Huawei pake hasil foto DSLR untuk promosi

Well, kalau foto tersebut merupakan foto dari unit hp yang bakal dijual sih gak masalah. Kalau ini sih mereka menggunakan foto hasil DSLR untuk mempromosikan kamera depan hp Huawei Nova 3 tahun 2018 lalu. Mereka mengiklankan seolah-olah foto yang ditampilkan merupakan hasil dari kamera depan Nova 3, padahal berdasarkan sebuah foto behind the scene, foto yang digunakan ternyata hasil dari pengambilan gambar menggunakan kamera DSLR.

Bikin hp tipis tapi juga bikin yang menggunakannya celaka

Mungkin lo tau kasus yang satu ini. Beberapa tahun lalu heboh satu produk dari brand gadget raksasa asal Korea banyak yang meledak bahkan ketika tidak digunakan. Samsung Galaxy Note 7 emang didesain supaya bisa setipis mungkin demi mengikuti tren ponsel tipis. Namun, hal tersebut membuat Samsung harus memadatkan seluruh komponen yang ada di dalamnya, ini berpengaruh pada tidak adanya ruang untuk pendingin sistem baterai dan prosesor yang bisa membantu menurunkan suhu mesin hp tersebut. 

Dengan sangat sempitnya ruang yang ada, panas yang dihasilkan di dalam Note 7 gak bisa keluar sebagaimana mestinya dan akhirnya menimbulkan munculnya api hingga terjadinya ledakan pada ponsel Note 7. Bahkan banyak maskapai pesawat terbang yang melarang penumpangnya membawa Galaxy Note 7 saat itu.

Manipulasi skor performa benchmark oleh OnePlus

OnePlus bukan brand sembarangan dalam dunia smartphone. Mereka sempat dijuluki flagship killer karena spesifikasi yang ditawarkannya setara dengan banyak ponsel kelas atas dengan harga yang jauh lebih murah. Namun pada saat merilis OnePlus 5, mereka membuat sebuah kecurangan supaya performa hpnya terlihat lebih tinggi di mata para calon pembeli. Di dalam OnePlus 5, terdapat sebuah program khusus yang membuat hp tersebut punya skor lebih tinggi dari seharusnya ketika ada sebuah aplikasi benchmark sedang berjalan di dalamnya. Bahkan media XDA Developers menyebut ini sebagai sebuah kebohongan massal yang dilakukan oleh OnePlus.

Throttling HP pada iPhone

Lo yang menggunakan iPhone model lawas, pernah gak ngerasa bahwa iPhone yang lo punya jadi lemot dan baterainya jadi hambur banget? Ternyata hal tersebut bukan cuma sebuah paranoid, karena iPhone emang menyelipkan sebuah program Throttling lewat update iOS yang mereka berikan. Jadi, setelah iPhone lawas lo menerima update OS, teknologi throttling ini akan membatasi kinerja chipset yang berpengaruh pada kecepatan pengoperasian iPhone yang lo gunakan. Hal ini bahkan pernah jadi skandal dan bikin Apple didenda senilai US$10 juta  gara-gara ini.

Selain karena skandal-skandal tersebut, lo pernah gak merasa dicurangi ketika membeli sebuah smartphone, Bro?