Ketika Game Boy terlalu besar buat dibawa ke dalam kelas supaya loe nggak bosan dengan penjelasan guru atau dosen. Kini ada sebuah konsol game terbaru, untuk yang lagi suntuk dan malas mendengarkan pelajaran.

Behold! Perkenalkan Arduboy, Bro, sebuah konsol game imut dan tipis, cuma sebesar kartu kredit. Biar sebesar duit plastik, tapi Arduboy ini punya fitur yang lengkap dan mirip dengan Game Boy. Mulai dari tombol-tombil yang sama, hingga tampilan klasik Nintendo Game Boy.

Bahkan, yang lebih menarik, Bro, perangkat ini memungkinkan loe untuk menciptakan sebuah game 8-bit sendiri! Nggak hanya menciptakan saja, kalau gamenya sudah jadi, mainkan atau bagikan ke teman-teman sekelas lainnya yang punya Arduboy supaya loe dan mereka bisa main bareng-bareng.

Dan untuk yang merindukan game-game semasa kecil, konsol ini juga sudah dilengkapi dengan game seperti Ardumon, yang mirip dengan Pokemon, Allien Attack alias Space Invaders, dan Maruino, kembarannya Super Mario Bros. Loe bisa dapetin game-game lainnya secara gratis via online.

Arduboy ini dilengkapi dengan sebuah teknologi komputer DIY yang diberi nama Arduino, yang arti sederhananya, menciptakan game sendiri dengan cara mudah. Tapi Arduboy nggak hanya sekedar konsol game saja, perangkat ini juga bisa menjadi synthesizer 8-bit, sebuah digital business card yang dilengkapi dengan CV atau kode QR. Bahkan, Arduboy juga bisa menjadi remote control buat drone loe.

Alat ini bisa loe temukan di Kickstarter dengan sumbangan dana USD 39. Tampaknya sambutan dari para penggemar konsol game juga luar biasa. Dari target pengumpulan dana sebesar USD 25.000, little Game Boy ini sekarang telah berhasil menggalang sumbangan hingga lebih dari USD 250.000, atau kelebihan 10 kali lipat, Bro!

"Setahun lalu, gue menaruh prototipe Arduboy ke YouTube dan dilihat hampir setengah juga viewers serta ratusan surat di email. So I quit my day job dan pindah ke Tiongkok buat mengembangkan produk ini," ujar Kevin Bates, pencipta game ini.

Menarik juga, Bro, perangkat kecil ini bisa mengubah kehidupan Kevin Bates. Doi bisa loe jadikan inspirasi, daripada setiap hari cuma komen-komenan di jejaring sosial, kenapa nggak menciptakan sesuatu yang bisa mengubah kehidupan loe dan orang lain?