Talkmen.com --- Blackberry Mulai Menghitung Hari?

Dominasi Apple dan Android sukses menghancurkan Blackberry.

Kabar cukup mengejutkan datang dari produsen smartphone asal Kanada, Blackberry. CEO Blackberry, John Chen mengaku dirinya saat ini tengah mempertimbangkan kelangsungan ponsel Blackberry di pasarsmartphone. 

Dominasi Apple dan ponsel-ponsel berbasis Android dan ditambah lagi perkembangan pesat dari Nokia memang faktanya berhasil menghancurkan posisi Blackberry dipasaran.

"Jika saya tidak bisa menghasilkan uang dari handset, maka saya tidak akan berbisnis handset," tutur John Chen yang dikutip dari Reuters.

Pengakuan Chen cukup disayangkan mengingat Blackberry beberapa waktu tahun lalu sempat menguasai pasar smartphone dunia.

Bahkan pada tahun 2011, Blackberry berhasil menguasai lebih dari 50% pasarsmartphone.

Namun sayang semenjak perkembangan pesat dari Apple lewat iPhone dan juga sistem operasi Android yang digunakan berbagai produsen smartphone sukses menghilangkan Blackberry dari persaingan pasar.

Namun kabar ini sebenarnya sudah bisa diduga saat Blackberry secara mengejutkan berilis Blackberry Messenger ke operating system lain dimulai dari iOS Apple, Android, bahkan Windows Phone.

Padahal Blackberry Messenger bisa dikatakan menjadi satu-satunya senjata produsen asal Kanada tersebut selama ini.

"Kami tidak berniat melawan WhatsApp. Kami akan lebih fokus pada komunikasi yang aman, messaging yang aman," tutup Chen.