Merdeka.com --- Kemajuan tekhnologi di zaman yang modern ini selain jadi berita membanggakan, juga dianggap merugikan oleh sebagian pihak. Seperti Google Glass, sebuah alat canggih yang dibentuk dalam kemasan kacamata super pintar dan memiliki banyak fungsi.

Google Glass menggebrak dunia tekhnologi sejak dirilis dan dipamerkan ke publik beberapa waktu lalu. Bagaimana tidak, kalian bisa memotret, mendengarkan lagu, telepon, melihat peta, merekam video, dan banyak lainnya hanya dengan mengenakan sebuah kacamata.

Nah, pihak yang merasa dirugikan jika alat ini sudah tersebar luas adalah pihak jaringan bioskop. Mereka mengantisipasi kemungkinan penonton datang dan merekam film yang tengah tayang secara diam-diam lewat kacamata-nya.

"Kita menyarankan para pengguna google glass untuk melepas kacamata-nya ketika menonton di dalam bioskop. Sama seperti mereka harus mematikan handphone," ungkap salah satu perwakilan dari asosiasi Jaringan Bioskop Inggris, seperti yang ditulis situs Digital Spy.

"Jujur saja, akan lebih baik jika kita punya pengalaman dan pengetahuan lebih mengenai Google Glass, yang saat ini masih dijual secara terbatas sebelum bisa membuat aturan-aturan tentangnya. Fakta bahwa user bisa mengenakan kacamata dan merekam diam-diam adalah suatu hal yang cukup buruk," tutupnya dengan nada tak suka.

Walaupun saat ini masih terbatas, dengan permintaan pasar yang tinggi, tidak menutup kemungkinan jika nanti penjualan Google Glass bakal meledak dan digunakan banyak orang. Di Inggris sendiri, versi sample dari Google Glass baru dirilis seminggu lalu.