Teknoup.com --- Berdasarkan informasi terbaru yang dilansir WSJ, penjualan BlackBerry Q10 di Amerika Serikat dan Kanada dilaporkan suram. Suramnya hasil penjualan ini dikatakan oleh para operator ponsel dan peritel di wilayah tersebut. Menurut salah satu pemilik dan pengelola gerai produk salah satu operator seluler di Amerika Serikat, BlackBerry Q10 yang dipesannya tidak dilirik pelanggan. Bahkan, sejumlah produk yang dipesan telah dikembalikan ke vendor. Selain dari laporan gerai ritel, pada pedagang ponsel bekas juga melaporkan tidak banyaknya produk BlackBerry lama yang datang atau dijual, sesuatu yang lazim terjadi pada masa lalu di saat suatu produk terbaru dirilis. Menurut salah seorang pedagang, peluncuran BlackBerry Z10 dan Q10 sama sekali tidak mempengaruhi perdagangan maupun pasar tukar tambah ponsel bekas di sana. Pihak BlackBerry belum memberikan komentar atas penjualan Q10 tersebut. Namun begitu dilaporkan bahwa BlackBerry telah meneken kerjasama penyuplaian ponsel Q10 ke beberapa perusahaan dan lembaga seperti Departemen Pertahanan AS dan ADP. BlackBerry Q10 adalah produk kedua dari BlackBerry yang menggunakan OS BlackBerry 10. Ponsel layar sentuh dengan papan ketik QWERTY khas BlackBerry tersebut mulai dijual pada awal tahun 2013 lalu, menyusul BlackBerry Z10 yang sudah dirilis di akhir tahun 2012 lalu.