Teknoup.com --- Nampaknya Nokia tidak akan menjadi satu-satunya perusahaan mobile yang dijual di tahun ini. Produsen pembuat perangkat mobile BlackBerry dikabarkan tengah mempercepat salah satu strategi alternatifnya yang terburuk, dijual. Dilansir Wall Street Journal, sumbernya mengatakan bahwa saat ini dewan direksi BlackBerry sedang mempercepat proses penjualan perusahaan yang ditargetkan akan rampung akhir bulan November tahun ini. Menurut laporan yang beredar, sebuah tim khusus yang dibuat telah melakukan pembicaran dengan beberapa pihak yang tertarik membeli perusahaan itu secara keseluruhan atau sebagiannya saja. Tim ini juga sudah memasukkan para peminat tersebut dalam sebuah daftar khusus. Menurut Bert Nordberg, mantan petinggi Sony Ericsson yang kini menjabat sebagai salah satu direksi BlackBerry mengatakan, perusahaannya harus "dibagi-bagi" menjadi beberapa perusahaan. Hal ini menguatkan kabar sebelumnya yang menyebut BlackBerry akan memisahkan unit layanan BlackBerry Messenger menjadi perusahaan sendiri.