Bener bro. Perusahaan asal Tiongkok ini memang sudah mengumumkan hal ini sebelumnya. Namun bentuk smartphone-nya belum tampak sampai baru-baru ini.

Seorang kontributor Forbes bernama Patrick Moorhead menjajal teknologi tersebut. Dia mengklaim sudah "pacaran" selama beberapa waktu dengan ponsel Vivo terbaru yang ada fingerprint di bawah layarnya.

vivo

Lewat Twitter Moorhead mem-posting sebuah gambar yang menampilkan ponsel Vivo dengan sensor sidik jadi bawah layar tersebut. Katanya proses membaca sidik jarinya sangat cepat.

Vivo bekerja sama dengan perusahaan bernama Synaptics untuk teknologinya ini. Sensor CMOS dengan ketebalan 7 mm dibenamkan di bawah layar AMOLED untuk membaca sidik jari.

Namun sayang jika dibandingkan dengan sensor sidik jari konvensional, proses membacanya terbilang lamban. Jika yang konvensional hanya butuh 0,2 detik maka under screen finger print Vivo ini butuh 0,7 detik. Tapi ini masih lebih cepat dari pengenal wajah yang memakan waktu sampai 1,4 detik.