Konsol favorit sejuta umat, PlayStation gak lama lagi merilis generasi terbarunya, PlayStation 5 di Indonesia 18 Desember ini. Sebelumnya, pertengahan bulan November lalu beberapa negara udah kebagian duluan perilisan PS5 secara resmi. Tentu aja banyak banget yang menantikan kehadirannya karena Sony terus menjanjikan perkembangan yang signifikan dari berbagai sisi.

Beberapa game dirilis resmi bersamaan dengan PS5 itu, ada Call Of Duty: Black Ops Cold War dan juga Spider-Man: Miles Morales. Sejauh ini respon para gamer terhadap kedua game tersebut positif. Terlebih teknologi yang ada pada PS5 memungkinkan pengalaman bermain yang berbeda dari biasanya.

PlayStation punya sejarah yang panjang hingga akhirnya bisa sampai pada titik ini. Setiap generasinya pun seakan mewakili generasi gamer yang bermain saat itu. Sejak dirilis dengan PS1 sebagai generasi awal, selalu ada hal menarik yang ditonjolkan oleh Sony dari konsol andalannya.

Berikut ini adalah sejarah singkat tentang transformasi seluruh generasi PlayStation hingga akhirnya rilis PS5 nanti.

PlayStation (PS1)



Semua pengembangan PlayStation atau juga dikenal dengan PS1 dimulai pada tahun 1988, tepatnya pada tanggal 26 Februari. Pada tahun tersebut Sony menggaet Nintendo untuk bekerja sama mengembangkan konsol baru bernama SuperDisc. Sayangnya pengembangan tersebut harus tertunda karena kedua raksasa di dunia gaming ini memutuskan untuk mengakhiri kerjasamanya.

Setelah keduanya berpisah, Ken Kutaragi yang merupakan bagian dari Sony mulai mengembangkan konsol baru berdasarkan hasil pengembangan SuperDisc yang terbengkalai itu. Generasi pertama PlayStation pun hadir pada tahun 1994.

Sejak saat itu, generasi pertama PlayStation ini punya lebih dari 1000 judul game. Beberapa ada yang bertahan hingga akhirnya jadi franchise sukses hingga sekarang, namun ada juga yang produksinya tidak dilanjutkan karena kurangnya minat dari pasar.

PS1 hadir dengan bentuk yang mengotak, dan lumayan besar. Ini bertujuan supaya semua orang yang memilikinya bisa menyimpan PS tersebut dengan posisi horizontal maupun vertikal. Baru lah pada tahun 2000 Sony mulai merilis versi slim dari PS1. Versi ini banyak yang meminati soalnya mudah disimpan di banyak tempat karena ukurannya yang lebih kecil.

PlayStation 1 juga dinilai sangat berpengaruh terhadap dunia game karena memperkenalkan konsep gaming dengan grafis 3D yang jauh lebih kompleks dari sebelumnya.

PlayStation 2



Dinobatkan sebagai konsol paling laris di dunia, emang belum ada yang bisa menandingi pamor PS2 hingga sekarang. PS2 sendiri dirilis cuma berselang beberapa bulan dari perilisan PS1 versi slim. Lalu, pada tahun 2000 itu orang-orang mulai beralih ke generasi selanjutnya dari PlayStation.

Dunia gaming saat itu bisa dibilang heboh dengan desain PS2 yang dirilis. Body yang seluruhnya berwarna hitam ini kelihatan garang sekaligus seksi buat para gamer. Selain itu, revolusi teknologi grafis yang ada di dalamnya juga bikin game-game PS2 kelihatan jauh lebih indah daripada generasi sebelumnya. PS2 juga udah mulai memungkinkan para gamer memainkan game secara online dengan pengguna lainnya di luar sana.

Sejak saat ini juga, game PlayStation selalu mengandung unsur warna hitam pada desain body-nya. PS2 juga mulai memperkenalkan sistem bermain game tanpa CD dengan harddisk yang bisa dipasangkan secara terpisah. 

Lalu empat tahun kemudian, pada tahun 2004 Sony kembali merilis versi slim dari konsolnya ini. Yap, tahun 2004 jadi tahun kelahiran PS2 slim yang bahkan jauh lebih ramping lagi daripada PS1 versi slim.

PS2 juga melahirkan banyak banget game ikonik yang seriesnya bertahan hingga sekarang. Contoh paling populernya adalah GTA: San Andreas yang bahkan hingga sekarang masih dianggap sebagai ‘The Best GTA Game’.

PS Portable



Jauh sebelum Nintendo merilis handheld gaming console-nya Nintendo Switch, Sony udah lebih dulu merilis PlayStation Portable. Dengan kekuatan grafis yang mirip dengan PS2 tentu aja banyak yang mencintai konsol compact satu ini. PlayStation Portable atau PSP dirilis gak jauh dari perilisan PS2 versi slim di tahun 2004. 

Banyak banget keunikan PS Portable yang terbilang gak biasa pada masanya. Saat itu PS Portable dilengkapi slot yang memungkinkan para gamer memasangkan sebuah kamera seperti webcam di bagian atasnya. Lalu PSP juga bisa dipasangkan GPS dan para gamer bisa mengubahnya menjadi pelacak posisi sungguhan.

Sayangnya produksi PSP dihentikan sejak tahun 2014 lalu karena peminatnya udah turun drastis. Waktu itu juga konsol generasi baru emang udah rilis.

PlayStation 3



Tahun 2006 jadi saat yang bikin para gamer PlayStation sangat antusias. Namun PS3 saat itu punya banyak pesaing saat diluncurkan. Nintendo dan Microsoft mulai menggeliat untuk melawan Sony secara serius dalam dunia konsol. Di tahun yang sama dengan perilisan PS3, Microsoft merilis Xbox 360 dan juga Nintendo merilis Wii.

Xbox dan Playstation mulai bersaing secara panas pada tahap ini dan membangun fanbase yang kuat. Nintendo, walaupun Wii gak selaku kedua konsol tersebut tapi harus diakui banyak banget keunikan yang ditawarkan oleh konsol tersebut.

Pada generasi ini Sony pertama kalinya menghilangkan fitur memory card. Memory card sendiri biasanya digunakan untuk menyimpan progress dari game yang lo mainkan. Nah di PS3 ini semua save data yang ada dari game bakal otomatis tersimpan di dalam memori penyimpanannya. Ada sedikit kelemahan dengan sistem ini karena sering terjadi kasus data yang corrupt setelah mesin PS3 mengalami error.

Selain itu, fitur baru yang ada pada generasi ini adalah controller DualShock mulai bersifat wireless alias gak menggunakan kabel. Hal tersebut jauh lebih memudahkan para gamer karena bisa mengatur tempat bermain mereka sedemikian rupa tanpa harus melihat kabel yang berbelit.

PlayStation Vita



PS Vita sendiri bisa dibilang jadi generasi penerus langsung untuk PlayStation Portable. Soalnya dengan prinsip dan bentuk yang mirip. Sony merilis handheld console dengan power mesin seperti PS3. PS Vita sendiri dirilis pada tahun 2011. 

Sayangnya review dari para gamer lumayan terpecah mengenai konsol satu ini. Sebagian orang menyukainya tapi sebagian orang lain juga kecewa padanya.

PlayStation 4



Meski PS3 sangat memuaskan untuk para gamer, tapi ternyata Sony terus mengembangkan konsol terbaru mereka dengan power yang lebih besar. PS4 sendiri dirilis pada tahun 2014 berbarengan dengan Xbox One dan Nintendo Wii U. Yap, Nintendo dan Microsoft kembali berusaha menyaingi Sony di tahun yang sama.

Controller yang lebih besar memberikan ruang untuk tombol-tombol baru. Game yang semakin rumit emang memerlukan kontrol yang juga lebih kompleks.

PS4 juga hadir dengan penyimpanan yang jauh lebih besar, yaitu 1TB. PS4 juga jadi konsol pertama yang mendukung fitur Virtual Reality. Fitur yang diperkenalkan oleh Oculus dengan Oculus Rift-nya.

PlayStation 5



Nah, inilah generasi terbaru yang rilis Bulan November di beberapa negara dan Indonesia bakal kebagian pertengahan Desember ini. Sony mengatakan bahwa PS5 bakal jadi konsol terkuat yang pernah diciptakan saat ini. Bahkan mereka mengaku bahwa PS5 bakal lebih kuat dari sang pesaing, Xbox Series X.

Tapi nilai jual utama PS5 bukan cuma di kekuatan mesin dan pengolahan grafisnya. DualSense controller yang jadi stick generasi baru untuk memainkan game di PS5 menawarkan inovasi yang bahkan belum dilakukan oleh sang kompetitor. Sony menanamkan microphone pada DualSense supaya para gamer online dapat berkomunikasi tanpa masalah. Selain itu, teknologi getaran haptic feedback-nya bakal sesuai dengan aksi yang dilakukan oleh para gamer di dalam game.

Lo sendiri udah berencana buat beli generasi PlayStation terbaru, Bro? Sejak PS berapa lo mulai main game?