Trio Ducati kalah jauh dari rider lain saat tampil di MotoGP Jerman. Danilo Petrucci pun yakin mereka sudah mencapai batas motor.

Dan batas itu hanya cukup baik untuk tempat keempat, kelima dan keenam meskipun mereka juga diuntungkan karena jatuhnya Alex Rins dan Fabio Quartararo.

"Saya pikir saya, Jack, dan Dovi mengendarai motor dengan cara yang tepat," kata Petrucci.

"Ducati adalah motor yang tidak begitu naluriah. Anda harus menggunakan metode untuk melaju cepat. Dan pastinya dalam setahun terakhir, saya belajar banyak dari Dovi."



Menurutnya, potensi Desmosedici sudah begitu bagus karena mereka bertiga berada di tempat yang tak jauh. Terlebih diperparah ketika dirinya dan Dovizioso harus memulai balapan di luar 10 besar.

"Tabrakan Quartararo dan Rins membantu kami, tetapi saya pikir kami berada di batas motor. Karena jika Anda memiliki tiga Ducati di jalur yang sama, itu adalah potensi motor, juga untuk pengendara," tuturnya.

"Masalahnya adalah kita memulihkan banyak posisi, tetapi podiumnya sangat, sangat jauh, seperti di Assen. Kami menang di Mugello. Kami berjuang untuk podium sampai Barcelona. Sekarang jaraknya semakin besar," tukasnya.