Sejak virus COVID-19 mewabah dengan ganas di Eropa, hampir seluruh kompetisi sepak bola yang ada harus dihentikan sementara. Untuk 5 liga top Eropa, belum ada kejelasan apakah mereka akan segera mengakhiri kompetisi atau pihak yang berwenang punya langkah lain dalam menentukan kelanjutan kompetisi.

banner-ads

Dengan gak adanya kompetisi selama wabah ini masih menyebar, artinya kegiatan yang melibatkan banyak orang di dalamnya pun ikut berhenti. Banyak orang sepak bola di luar lapangan yang terdampak langsung bahkan harus sampai kehilangan pekerjaan.

Maka dari itu banyak klub yang memotong bayaran para pemain dengan tujuan mengurangi biaya operasional klub selama tidak ada pemasukan dan juga untuk dijadikan sumber dana amal.

Setiap liga ternyata punya pendekatan dan cara yang berbeda dalam memotong bayaran pemain mereka, Bro.

Premier League

Sejauh ini tim Premier League belum ada yang mengumumkan tentang pemotongan atau penundaan bayaran para pemain mereka. Namun beberapa klub seperti Newcastle, Tottenham, dan Norwich memberlakukan cuti wajib kepada para pegawainya. Cuti wajib sendiri adalah sebuah kebijakan yang disebabkan beberapa keadaan tertentu seperti keadaan ekonomi yang bersangkutan atau ekonomi secara keseluruhan. 

Namun Daniel Levy, pemimpin Tottenham Hotspur merencanakan bahwa mereka bakal melakukan potongan sebesar 20%.

Serie A

Sepak bola Italia jadi salah satu liga yang pertama kali terdampak secara luas. Selain negaranya yang mengalami krisis, sepak bola mereka juga sedang di ambang kekacauan karena seluruh kegiatan sepak bola dihentikan tanpa batas waktu yang jelas.

Belum jelas berapa % pemotongan yang diberlakukan, hanya saja Juventus udah lebih dulu sepakat bakal mengurangi bayaran semua orang di klub selama 4 bulan. Langkah ini juga kemungkinan bakal ditiru oleh Inter Milan dan AC Milan.

La Liga

Barcelona secara resmi mengumumkan bahwa seluruh pemain sepakat untuk memotong bayaran mereka sebesar 70% hingga krisis COVID-19 berlalu. Ini ditambah dengan bayaran yang tinggal 30% tersebut mereka bersedia membayar ekstra demi beramal. Ini bakal menjamin semua staff yang terlibat di luar lapangan tetap dapat 100% gaji mereka.

Espanyol, Atletico Madrid, dan Real Madrid yang udah mengumumkan pemotongan bayaran juga mungkin bakal mengikuti langkah yang serupa dalam waktu dekat.

Bundesliga

Mirip dengan Serie-A, Bundesliga juga ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Demi memenuhi kebutuhan bayaran setiap orang yang terlibat di luar lapangan, beberapa tim seperti Mönchengladbach, Werder Bremen, Schalke, dan Union berlin jadi klub pertama yang mengumumkan bahwa mereka memangkas total bayaran para pemain.

Ligue 1

Di Liga Prancis, Amiens jadi klub pertama yang mengumumkan bahwa mereka bakal melakukan pemotongan bayaran kepada para pemainnya. Lyon dan Marseille mengumumkan bahwa mereka bakal memotong bayaran para pemain sebesar 30%. Sedangkan PSG belum memutuskan hal serupa karena beberapa pemain kembali ke negara asal mereka tanpa pamit.

Lo kangen gak sih nonton bola walaupun cuma streaming lewat layar hp? Semoga wabah COVID-19 yang sedang merajalela ini segera berakhir dan kehidupan banyak orang kembali jadi seperti sedia kala.