Royal Enfield jadi salah satu penyedia motor bermesin besar dengan gaya klasik yang ada di pasaran saat ini. Tahun lalu, perusahaan motor asal Inggris ini merilis motor yang sudah ditunggu-tunggu oleh banyak bikers dan penggemar motor  bergaya klasik. Motor tersebut adalah Royal Enfield 650.

banner-ads

Royal Enfield Continental GT 650 jadi favorit buat sebagian orang karena harganya yang relatif terjangkau di kelasnya dan kemudahan serta kecocokan part aftermarket yang luas untuk kebutuhan modifikasi.

Salah satu modifikasi motor ini yang menyita perhatian adalah Moose Project dari Thailand.

Mooyoung, pemilik dari Zeus Custom yang ada di kota Bangkok adalah orang di balik modifikasi ini. Nama Moose sendiri diambil dari sebuah spesies rusa besar yang hidup di daerah dingin. Nama tersebut merepresentasikan bentuk motor ini yang terlihat kekar.

Pengerjaan paling banyak terjadi di bagian belakang, di mana Zeus Custom benar-benar membuat baru untuk bagian tersebut. Twin shocks bagian belakang pun diganti dengan sebuah monoshock keluaran YSS yang dipasangkan pada swing arm custom. Bannya yang terlihat lebar dan tebal juga menambah kesan kekar yang ada pada motor ini.

Salah satu yang terlihat unik dari samping adalah bagian knalpotnya yang melengkung. Bagian tersebut benar-benar mencuri perhatian karena kontras dengan cover mesinnya yang dilapisi cat powder berwarna hitam.

Nah, untuk tampilan di bagian depan, salah satu yang mencolok adalah bagian stang yang lebar dan cenderung rendah. Stang yang lebar ini terlihat seakan seperti sebuah tanduk rusa yang sia “nyeruduk” lo kapan aja. Tapi stang lebar ini bukan cuma buat hiasan, melainkan untuk meningkatkan kontrol pengemudinya.

Motor ini emang Mooyoung maksudkan sebagai motor untuk pertunjukan, meskipun masih legal berjalan di jalanan. Karena itulah, Mooyoung bakal membatasi produksi motor ini.

Hmm, jadi pengen rasain “nyeruduk” jalanan juga rasanya sambil naik motor ini, Bro.