Teknoup.com --- Seorang analis dari Bernstein Research bernama Pierre Ferragu, belum lama ini menyatakan bahwa Nokia harus mulai membuat smartphone berbasis Android jika perusahaan tersebut tidak ingin semakin merosot. Pernyataan ini dilontarkan setelah dirinya melihat Nokia masih menurun dan hanya bergantung pada platform Microsoft Windows Phone di segmen smartphone. Menurut Ferragu, Nokia harus mau menelan pil pahit dahulu sebelum benar-benar terlambat. Semakin menurunnya pangsa pasar ponsel biasa dan lambannya perkembangan Windows Phone bisa mengakibatkan kerugian Nokia yang besar dalam waktu dekat, baik dalam hal restrukturisasi, dukungan pemasaran/distribusi, hingga rugi operasional. Akan terlambat jika masalah ini tidak diatasi dalam beberapa tahun mendatang. Saat ini Nokia masih bergantung pada ponsel biasa seperti Asha 501 karena kemitraan Nokia bersama Microsoft untuk mengembangkan Windows Phone belum menampakkan hasil yang bagus. Meski begitu, pangsa ponsel biasa terus tergerus oleh smartphone, seperti yang terjadi di Eropa Timur dimana pangsa ponsel biasa turun hingga 30%. Meski dianggap masuk akal, namun Nokia tampaknya perlu mempertimbangkan banyak faktor sebelum mengadopsi Android. Selain adanya biaya lisensi yang mungkin akan dipaksakan oleh Microsoft seperti pada Samsung atau HTC, pihak Nokia sendiri melalui CEO Stephen Elop pernah mengatakan bahwa Android terlalu terfragmentasi dan tertutup, meskipun belakangan sempat mengucapkan bahwa apapun bisa terjadi terkait kemungkinan adopsi OS Android oleh Nokia.