How Fit You Are? Cek Dengan 10 Pertanyaan Ini

LAZONE.ID - Cuma naik tangga dari lantai satu ke kamar atas di rumah aja, udah ngos-ngosan?

Cuma naik tangga dari lantai satu ke kamar atas di rumah aja, udah ngos-ngosan? Atau, buru-buru lari ke ruang meeting karena hampir terlambat ada udah bikin hampir kehabisan nafas? Bisa jadi, ini karena loe kurang fit. Tapi sebenarnya, apa sih ukuran kebugaran atau fitness itu? Selama ini loe rutin berolahraga? Sudah jadi member gym? Atau lebih sering nongkrong di sofa buat main game dan enggak pernah sakit?

Untuk mengetahuinya ternyata gampang lo. Pelatih kebugaran asal Inggris yang bekerja untuk Speedflex, membuat kuis simpel untuk mengetahui tingkat kebugaran loe. Enggak perlu waktu lama, cukup jawab 10 pertanyaan berikut.

#1.Seberapa cepat loe kehabisan nafas?

Tubuh yang fit bisa melakukan berbagai aktivitas tanpa cepat kehabisan nafas atau mandi keringat. Makin baik kerja paru-paru, makin efektif olahraga kita. Kalau loe enggak gampang ngos-ngosan saat melakukan aktivitas sehari-hari, artinya loe cukup fit.

#2.Berapa lama recovery?

Bukan soal seberapa berat kita latihan, tapi seberapa cepat loe pulih kembali di antara sesi latihan. Tubuh yang fit tidak perlu waktu lama karena sistem peredaran darahnya efisien dan beradaptasi dengan latian berbagai level.

#3.Bisa plank dalam 1 menit?

Plank memang lumayan menantang dan perlu tekad besar untuk melatihnya. Kalau loe bisa melakukan plank dalam 1 menit, artinya elo cukup fit. Kemampuan plank ini menunjukkan kekuatan core. Core adalah otot-otot yang menopang torso, termasuk perut, organ dalam, pantat, pinggul, punggung bawah.

#4.Bisa lari 1 mil (1,6km)?

Lari merupakan tes paling gampang untuk mengetahui kemampuan kardiovaskular. Lari mengukur efisiensi jantung dan paru-paru untuk menyerap oksigen. Kalau loe bisa melakukannya kurang dalam 10 menit, selamat, tubuh loe fit!

#5.Bisa sentuh jempol kaki?

Duduk luruskan kaki, tanpa menekuk lutut, cek bisa menyentuh jempol kaki lo apa enggak? Kalau enggak, elo mesti banyak latihan fleksibilitas. Kalau tidak bisa, ini menunjukkan otot paha belakang yang kaku. Artinya, tubuh loe kurang aktif.

#6.Cek komposisi tubuh

Berbagai gym kini menyediakan body analyser, untuk mengukur komposisi otot, lemak, tingat obesitas sampai usia metobilsme. Persentase lemak merupakan salah satu alat ukur untuk menentukan tingkat intensitas latihan yang perlu loe lakukan.

#7. Loe makan siang nggak?

Makan siang ini penting untuk suplai energi dan menjaga tingkat kebugaran setelah kita beraktivitas sepanjang hari.

#8.Loe gampang stress?

Olahraga meningkatkan kadar norepinephrine, kandungan kimiawi yang membantu meningkatkan kinerja otak agar tetap fokus saat mengalami stress. Jalan-jalan atau latihan singkat di gym bisa membantu mengurangi stress dan meningkatkan fokus.

#9.Loe VS bola?

Kalau loe terus jatuh atau oleng saat latihan dengan bola keseimbangan, artinya loe perlu lebih sering ke gym. Olahraga meningkatkan produksi sel hippocampus di otak yang meningkatkan memori dan kemampuan mempelajari hal baru.

#10.Susah tidur?

Hormon tidur alias melatonin yang membantu tidur produksinya meningkat dengan olahraga. Ini berlaku juga saat loe gelisan, beberapa kali terbangun saat tidur. Artinya, loe kurang olahraga.